Semua Yang ter-Update Membuat Kita Dewasa

Ketika gue nulis artikel ini Firefox di laptop gue udah move on alias update dari versi lama ke versi baru yaitu 24.0 (menurut Checking for updates Firefox gue)

Beliau gue set move on sendiri (auto update) ke versi terbaru. berikut sang flashplayer. sadar atau gak semua perubahan menuntut kita menjadi dewasa termasuk perubahan Firefox dan FlashPlayer kita. Baca juga #AnalogiSesat gue.

Ini tak bisa di tolak, menurut gue jika kita udah update sesuatu percaya atau tidak semua yang lama akan jadi kenangan dan waktu berjalan sangat cepat "mungkin gue salah, mungkin juga gak salah banget". Gue pertama instal Firefox di komputer adalah ver. 2.0 kira-kira taun 2005 kemarin kalau gak salah. dan gue juga sadar udah terlalu lama gak urus kuliah juga, apakabarnya sekripsi gue ya? "JANCUK!". lupakan, kuliah ini urusan gue.

bagi kalian yang udah lama main internet pasti tau bagaimana jaman-jaman dulu maen di dunia maya, main mIRC, Friendster, dll. manusia-manusia lawas pasti pernah nikmati serunya main software itu. dan sekarang 109% pasti udah gak pernah maen itu lagi, "lho kok ada 9?" salah ketik itu males edit. kangen gak sih dapet chat "ASL pls? - ini pertanyaan untuk menakan kepada kenalan asal kota atau tempat tinggal" di notif bar bagian bawah nyala-nyala merah. dan sekarang semua sudah berlalu dan berganti facebook, twitter, BBM dan jejaring sosial atau sosial chat yang lain. 

Yah inilah perkembangan teknologi di dunia yang sangat pesat. semuanya berkembang. termasuk sang pemakai media sosial tersebut, karena semua pemakai media sosial rata-rata dari berbagai kalangan, dan beberapa yang kurang menyadari pentingnya pemakaian medial sosial, di salah gunakan untuk cybercrime dan cyberbullying dan ini sangat merugikan. dan mereka yang menyadari potensi dan fungsi media sosial menggunakannya sebagai sarana berbagi informasi dan jualan via online untuk mendongkrak omset usaha atau sekedar update status. ya begitulah kira-kira.
Seperti yang gue bilang diatas setiap perubahan menuntuk kita menjadi dewasa, sebagai contoh adalah Ber-ragamnya fenomena yang terupdate melalui dunia maya diatas, ataupun nyata. karena sepenuhnya dewasa itu bukan soal faktor usia. Sebaliknya menurut gue dewasa adalah cara bersikap dan sudut pandang "gue harapan kalian para pembaca setuju". 
Seperti Firefox yang sekarang bisa untuk tidak menampilkan menu bar, jadi lebih lega ketika gue pakai netbook, Google yang rela dan berusaha menyediakan segalanya, atau IE yang masih rela buat download Firefox, dan jejaring sosial yang bisa terkoneksi satu sama lain, contoh kita bisa ngetweet dan sekaligus ter posting di Facebook. yang chek in via foursquare bisa tweet di twitter dan terposting di facebook. dll. ya mungkin itulah yang disebut sudut pandang dan cara bersikap, kita bisa belajar dari aplikasi-aplikasi tersebut untuk di aplikasikan di dunia nyata "mungkin bisa atau mungkin bisa banget".

semua tulisan ini memang belum teruji kekebenarannya, gue hanya menginfo apa yang menurut gue pantes buat di info, yah semoga sedikit tulisan di blog gue ini bisa bantu kalian yang mencari atau belajar mendewasakan diri termasuk gue. karena dewasa itu pilihan untuk update versi perilaku dan sudut pandang. 


OK ta ta for now.

No comments:

Powered by Blogger.